Kamu Sedang Memasuki Wilayah "OTAK KOSONG" Jangan Menutup BLOG ini Sebelum Kamu Meninggalkan KOMENTAR. Matur Nuwun... ^_^

Rabu, 28 Juli 2010

Selamat jalan Teman...

Bulan juni lalu dua orang teman telah berpulang ke rumah abadinya…
Ia telah di ambil kembali oleh penciptanya…
Sedih… kehilangan… semua itu kami rasakan. Dan pastinya org terdekat  merasakannya lebih….
 tangis teman2 pun pecah… saat berhadapan di depan makamnya…
ajal tidak pernah memandang usia. Siapa yg lebih dulu lahir belum tentu lebih dulu di ambil olehNYA.

Saat kami menginggalkan makamnya,
Terpikir dalam diam…
Malam nanti, dia akan tidur sendiri di sana…
Di dalam tanah. sendiri. Gelap…




Ya allah… suatu saat aku pun  pasti juga akan di sana…
Bagaimana  kah rasanya…?
Dapatkah engkau ceritakan padaku?
Ya Allah kadang aku lupa, kalau aku akan kembali ke tanah… hari ini seorang teman mengingatkan aku untuk selalu siap saat engkau mengambil nyawa ini kembali.
Keluarga, sahabat, teman, tidak dapat ikut bersamaku dalam liang lahat. Tak ada satupun barang yg dapat aku bawa kecuali dosa yg begitu banyak…Lalu aku sendiri tertidur panjang di dalam tanah yg gelap…
Apakah pertanyaan sang malaikat nanti akan aku jawab dengan benar?
Entahlah…


Selamat jalan teman,
do’a ku semoga kamu di sana medapat perlakuan istimewa dengan segala perbuatan baikmu di dunia…
Kita akan bertemu kembali…
Karna semua manusia akan kembali kesana…

Kamis, 17 Juni 2010

"Panggil kami kembali..."

Teringat kembali perjalanan dari jeddah menuju mekkah...
kami memakai baju serba putih, bersih, dan memanjatkan kalimat...
"Labaik ALLAHUMA Labaik Labaika Lasharika laka labaik inal hamda wan naimata laka wal mulk lasharika lak..."

lalu kami berjalan memasuki masjidilharam dan melihat bangunan hitam yang telah lama kami rindukan.

bangunan hitam tanda kebesaranMu...
bangunan hitam kebanggaan umatMu...
yang dulu hanya bisa kami lihat di dalam gambar, di tv,
bahkan hanya melihatnya di sajadah...
hanya dapat membayangkan... 
bagaimanakah bentuknya aslinya?
bagaimanakah besarnya?
bagimanakah rasanya saat berada di depannya?
bertahun-tahun kami hanya berangan-angan...
lalu hingga Engkau membuatnya menjadi nyata...
kami hanya bisa menangis...
inikah arah seluruh umat muslim di dunia?

ya Robb... kapan engkau panggil kami untuk kembali?
kami sudah sangat merindukan rumah Mu...



Rabu, 16 Juni 2010

Dear Otak Kosong...

Dear.. Otak kosong...

apa kabar dirimu?
lama saya tidak mengunjungimu...

maaf ya...
gara-gara twitter saya jadi mengabaikanmu.
maklum saya baru bisa gaul :D

next time deh saya akan rajin mampir ke mari...
dan saya akan posting banyak cerita-cerita seru lagi.
^_^

Jumat, 07 Mei 2010

Hitam-Putih Yang Menyakitkan...

Tema kali ini masih tentang skripsi….
Kalian bosan mendengar kata skripsi???
APALAGI SAYA!!!
Rasanya pengen buru-buru ke dapur buat nyari pisau tajam. Begitu mendengar kata skripsi.
*udah Lebay belum??
Yah…  jujur aja, emosi saya saat ini sangat-sangat tidak terkontrol!
Tepatnya saat saya mulai mengajukan judul.
Apalagi saat saya menerima kenyataan pahit, bahwa judul saya “DI TOLAK!”
Rasanya langit seketika runtuh. *Drama banget…
Dan bersamaan dengan sebuah penolakan pahit itu.  
saya menyaksikan teman saya memakai baju HITAM-PUTIH.
Sebuah Nasib yang sangat KONTRAS!

Teman saya  masuk BABAK PENDADARAN?
Sementara akyu? AKYU MASYUK BABAK ELIMINASIY.  Akyuu di tolak…! Sakit rasanya! Sakittt…… yaoloh
*gak usah komen. Saya sadar koq saya lebay.
Entahlah... begitu sensinya saya melihat orang berbaju HITAM-PUTIH di kampus.
seperti ada jiwa sumanto yang masuk dalam rohku. *becanda*


Ada keyakinan dalam diri…  kisah ini pasti di muat jika di kirim di ‘Majalah Kartini’.Saya yakin!  Karna kisah ini lebih menghanyutkan dari sebuah kisah nyata. “Suamiku selingkuh untuk ke Lima Kalinya”.
Apakah kalian berpikir hal yang sama?

Tapi saya tidak berniat mengirimnya teman. 
Dan jangan memaksa saya. 
Saya takut, banyak tawaran untuk menjadi penulis nantinya. Hahahaha…
Buat teman-teman seperjuangan.
Teman-teman angkatan sensitif
Tetap semangat ya!!!
Saat ini kita tidak ada bedanya dengan wartawan yang mencari artis.
Seperti itulah kita mencari dosen… harus berbekal kesabaran yang tebal!
SEMANGAT!!! SEMANGAT!!!

Jumat, 16 April 2010

"Tuhan Sedang Menyentil Saya..."

Malam ini saya baru menjenguk teman saya yang sedang di rawat di rumah sakit.
seakan bernostalgila kembali dengan peristiwa tiga bulan yang lalu...
saat dokter memutuskan bahwa saya harus opnam.

bermacam-macam diagnosa dokter tentang penyakit yg menyerangku.
hari pertama dokter berkata... "infeksi usus dan infeksi kandungan telur..."
tapi setelah 4 hari di rawat rumah sakit, tidak ada perubahan sama sekali.
dan dokter pun bilang bahwa saya postif "usus buntu" dan harus
OPERASI.
saya pasrah..

operasi pun di lakukan.
dan ternyata keluhan saya selama ini adalah Usus Buntu dan baru di temukan adanya Kista.

oh... Tuhan...
jika mengingat saat itu, saya sangat bersyukur hari ini saya bisa kembali sehat...!!!

Mungkin Tuhan sedang menyentil saya, agar saya segera tersadar dari kesombongan saya...
dan saya sangat bertrimakasih untuk itu...

karna, saya dapat banyak pelajaran hidup...
saya tersadar akan jauhnya saya dengan sang pencipta...
saya tersadar bahwa sehat itu sangat luar biasa nikmatnya...
saya tersadar saya di kelilingi keluarga serta sahabat-sahabat saya yang luar biasa baik dan sangat memperhatikan saya... (jujur... saya sangat terharu)




dan satu yang pasti saya tersadar bahwa "SEHAT ITU MAHAL".
setelah melihat kuitansi pembayaran. hehehehe...
"Maaf ya Pak... Mak... belum bisa membalas" :)

Senin, 12 April 2010

Apapun Rasanya Nikmati Saja…

Dalam hidup ini, kita tak selalu merasakan bahagia…
Tak jarang pula kita melewati kesedihan…
Dan saat kesedihan datang...
kita pun merasa benci! kenapa harus ada perasaan yang seperti ini!!!
Sungguh sebuah perasaan yang tidak menyenangkan!!!
Padahal di balik itu, kesedihan tak selalu salah...

"Jika kesedihan tidak perah ada…
kita tidak akan mengerti rasanya BAHAGIA…"

coba pahami…
perasaan bahagia adalah saat kita tidak merasa sedih…
lalu jika sedih tak pernah tercipta…
Saya pikir bahagia adalah sesuatu perasaan yang hambar…
karna itulah kesedihan di ciptakan…
coba pikir…
Jika hanya bahagia yang ada,
apa yang akan kita pelajari dalam hidup ini?
Yah… Saat ini belajarlah untuk menikmati setiap Rasa yang ada…
Karna ia menyimpan sebuah makna yang tidak kita tau…


Apapun Rasanya Nikmati saja...

Sabtu, 10 April 2010

ABSEN SUBUH...


Subuh itu begitu special...
entahlah...
saya merasakannya berbeda...
saat saya mampu melawan kantuk dan bangun hanya untuk ABSEN SUBUH...
menurut saya itu adalah prestasi yang membanggakan...!!!


karna sangat amat suit, untuk meninggalkan tempat tidur yang nyaman dan pagi yang dingin di balik selimut...
iblis pun seraya membisikkan...

"Nikmati lah tidur mu... Tutup lah telingamu... acuhkan suara alarm itu!"

dan saya pun kerap mendengar perkataan iblis itu...
akhirnya ABSEN SUBUH pun saya lewatkan begitu saja...

saya dapat membayangkan saat itu.
sang Malaikat datang dengan BUKU ABSEN yang ia bawa.
ia menungguku untuk bangun dari tempat tidur.
tapi aku tak kunjung bangun.
ia memanggil namaku beberapa kali...
tapi tak ada jawaban dariku.
sang malaikat pun hanya dapat menggelengkan kepala.
dan berkata

"Astagfirullahalzim... ya ukhti...
pencipta mu sedang menunggu kehadiranmu di sana...
apakah ini adalah pekerjaaan yang sangat berat? hanya untuk dua menit saja??? Asstagfirullahalazim..."

malaikat beristigfar dan pergi dengan ABSEN yang ia bawa.
nama saya pun tertulis "ALFA".
alasan: masih tidur nyenyak!
apakah Tuhan dapat memakluminya?

subuh memang lah special...
dalam setiap kumandang adzan pun Ia menyerukan sebuah kalimat:
Ash-sholatu khairum minannaum... : Sholat itu lebih baik dari pada tidur...

tapi yang terjadi...


Naum tu khairum mina sholatu...


secara tidak langsung, kita lah yang mengubah kalimat itu!
karena yang terjadi ya seperti itu.
kita enggan meninggalkan tempat tidur hanya untuk ABSEN SUBUH.

dan,
Sudahkan anda Absen Subuh untuk hari ini...???

Mencari INSPIRASI...

Malam ini di temani hujan yg cukup deras...
saya memutuskan untuk bertapa di kamar.
walau salah satu teman saya sudah berkoar-koar untuk mengajak keluar!
di karenakan ada hal yang sangat amat penting buatnya.
tapi tidak buat saya.
masalahnya adalah : malam ini MALAM MINGGU!!!

oh... betapa tidak pentingnya Tuhan...
saya sudah merasa 'habis masa' untuk menghabiskan waktu malam minggu dengan nongkrong, ngedate atau sejenisnya lah...
masa saya untuk hura-hura sudah hampir habis!
karna sesuatu telah mengejar saya!
yaitu skripsi!

ah... saya muak kalau mendengar kata skripsi!
orangtua saya sudah menato jidat mereka bahwa:
"OKTOBER ANAK SAYA LULUS!"

HOREEE.... HORREE....

sebuah kabar yang sangat menggembirakan untuk mereka.
TAPI TIDAK BUAT SAYA!!!

karena saat ini SKRIPSI saya, belum juga di mulai.
bagaimana saya mengatakan...
"Mak... Pak... sampai saat ini skripsi saya tidak berjalan sama sekali. di karenakan saya tidak punya inspirasi..."

saya sudah tau jawaban mereka:
"INSPIRASI  itu apa?"

oh... betapa susahnya menjelaskannya....
andai saja menulis skripsi segampang menulis blog...
(enak banget kali ya...?)

Rabu, 17 Februari 2010

Siap? atau Tidak??!

Dalam setiap hubungan pasti ada konflik.
Kalau gak ada konflik sama sekali,
berarti kita tidak sedang menjalin satu hubungan.
Itu kata dosen saya, dalam mata kuliah komunikasi antar pribadi. (tumben saya inget)
Oke, jadi sedikit menyerempet ke hubungan yang lebih dekat.
Seperti “PACARAN”.

So… saat kamu menjalin satu komitmen dengan seseorang,
saat itu juga kamu sedang menjalin paket yang ada dalam komitmen tersebut.
sakit hati, cemburu, berantem, itu adalah paketan yang sudah gak bisa di tawar lagi.
kalau tidak siap menerima paket komitmen, ya gak usah pacaran.
Itu kata temen saya, setiap saya mengeluh saat pacaran. [dulu].

Tadi siang itulah yang saya bahas bersama teman-teman saya.
Di sore hari sambil menunggu hujan redah…
tiba-tiba obrolan kami sampai kepada “PACARAN”.
Teman saya yang hubungannya lagi gantung ama cowoknya, [nama di rahasiakan] bilang…
“Aku takut terlalu sayang, aku takut nanti ujung2nya bisa sakit hati. Seperti cerita teman-temanku…”

Hahahahaha…
saya jadi ketawa dalam hati.
Karna saya dulu pernah berpikir hal yang sama.
Dangkal banget otak saya ya... :D
Sekarang belajar dari pengalaman, saya sudah sedikit paham…
Walau gak paham2 banget. (tetep…)
Bahwa perasaan itu alami… perasaan gak bisa di rubah seperti remote control.
Yang bisa kita atur sesuka jidat kita.
Bakal Enak kali ya, kalau perasaan bisa di kendalikan.
Bisa kita rubah keadaannya, bisa kita rem… bisa kita gas full… bisa kita apakan ajah deh…
Tapi hal itu gak bisa kita lakukan!!!
kita gak pernah nyuruh hati kita untuk suka sama seseorang,
kita gak pernah nyuruh hati kita untuk sayang sama seseorang…
tapi rasa suka itu muncul secara alami. tanpa kita buat2 dan tanpa kita duga2.
So… saat kita suka dengan seseorang,
kita mulai menyayangi seseorang… tanyakan kembali pada hati kecil kita…
“Siap kah menerima paket komitmen yang ada?”
Jika siap… lanjutkanlah…
Jika tidak? Sendiri mungkin lebih baik…
So… jomblo ataupun tidak… sebenarnya pilihan. ^^

Jumat, 29 Januari 2010

Tentang CITA-CITA...

Cita-Cita...

Satu hal yang masih saya ingat.
waktu duduk di bangku kelas 1 SD,
Guru saya (alm), pernah bertanya pada semua murid didiknya.

Tentang CITA-CITA.

Untuk memperoleh jawaban itu...
Ibu Guru pun memanggil kami satu persatu untuk maju di depan kelas.


Dan...

Nama saya pun dapat giliran.

"afny... ntar kalau sudah besar mau jadi apa?" Tanya si Guru.

Tau kah apa yang aku jawab saat itu?

"Mau jadi seperti Ibu.." Jawabku polos.

Guru itu pun menatap saya dengan mata-berkaca-kaca.

Mungkin beliau terharu. Masih ada yang bakal meneruskan perjuangannya untuk mengajar...
atau mungkin beliau tidak menyangka,
Muridnya yang bandel, punya cita2 yang mulia banget. ^_^



Dan seiring berjalannya waktu...

Saya tumbuh menjadi dewasa.
Saya bertemu begitu banyak hal baru.
Teman-teman baru...
Dunia baru...
Bahkan cita-cita saya pun baru.
Tidak pernah lagi terlintas dalam benak saya untuk menjadi seorang guru.
Saya anggap, itu hanyalah pemikiran saya waktu saya masih ingusan.
(Maafkan saya almarhum ibu marpungah…)

…Dan
Cita-cita saya semakin luas. saya di hadapkan sebuah pilihan baru kembali…

Pilihan untuk sebuah masa depan saya yang gak pernah berhenti di satu titik.
Saya menyadari, Cita-cita saya selalu berhenti di tanda koma. Karna Saya belum mendapatkan apa yang sesungguhnya yang saya inginkan.

Sampai nasib mempertemukan saya dengan “ILMU KOMUNIKASI”.
Sesuatu hal gak pernah terlintas sebelumnya.
Tapi kali ini saya yakin. Inilah tempat saya untuk berhenti.
Karena saya sudah menemukan titiknya.

Saya pun terjun dalam dunia ‘komunikasi’.
konsentrasi dalam periklanan pun akhirnya menjadi pilihan saya.
Walaupun sempat bingung… tapi seiring berjalannya waktu,
Saya menikmatinya.


Mungkin benar, apa kata orang…
‘cinta ada karna terbiasa…’
Karena, kuliah saya, mengharuskan saya bertemu dengan semua yg berhubungan dgn ‘iklan’.

Akhirnya saya jatuh cinta jg dengan ‘dia’..

Saya punya tokoh dalam dunia iklan, yang sangat saya banggakan.
Dia lah Budiman Hakim.
Mungkin saya tidak banyak tau tentang karya2nya dalam iklan.
Tapi… yang saya tau, semangat Budiman Hakim bener2 jadi kiblat buat saya. Kejujurannya dalam dunia iklan patut di acungin jempol.
Suatu hari, saya ingin seperti beliau…

Tapi… yang harus saya tanamkan adalah…
“Jangan Lihat Budiman hakim yang sekrang. Tapi… lihat bagaimana proses untuk bisa menjadi budiman hakim yang sekrang,”

SEMANGAT!!!!